Oleh F.A. Haisar
Ilustrasi Muizzah
Hai kabel bawah, kabel atas,
kabel kerusi, kabel meja,
kabel pejabat, kabel perdana,
kabel berasal dari Gunung Kronisme.
Berdampinglah denganku, wahai kabel,
hanya itulah dambaku, hai kabel.
Hei kabel-kabel,
bertautlah dikau
menjadi kwasa,
mengisi haloba tembolokku
agar aku bisa berdiri
buncit dan pongah bagaikan
Laksamana Merayu.
Aku tahu asal kau jadi:
dari salam menjadi kopi,
dari kopi menjadi janji,
dari janji menjadi posisi.
Turunlah engkau. Luluskan pinta;
yang kecil pulang membawa surat,
yang besar pulang membawa mandat;
yang berkabel pulang membawa anugerah,
yang nir-kabel pulang membawa amarah.
Shah Alam
12 September 2026







