Oleh Jelison Jupin
Ilustrasi Muizzah
Setelah aku kau tangkap di telapak tanganmu
izinkanku sekali ini berenang di laut rezekimu menjadi perahu
perahu kayu muat tiga; sabar, cita dan doa
lepaskan aku di bawah dadamu.
Di gelombang pertama satu daripadanya kulepaskan menjadi unggas
kala reda merata aku lepaskan satu lagi menjadi kapal kertas
saat gelora memulas aku gugurkan satu lagi ke dasar
nah sekarang rohmu di sini pada samudera yang segan kau miliki.
Dan, kau tak perlu berterima kasih kepadaku
sebenarnya aku cuma seekor ikan sesat di jaringmu
meloncat di pintu petimu
nah bawalah aku pulang bertemu isteri dan anak-anakmu,
aku ingin mewangikan makan malam kamu.
Batu 6, Paitan
17 Februari 2026








